web site hit counter Kutukan Hantu Opera - Ebooks PDF Online
Hot Best Seller

Kutukan Hantu Opera

Availability: Ready to download

File 5: Kasus penganiayaan anak-anak pelaku kejahatan SMA Harapan Nusantara pada malam pementasan Phantom of The Opera. Tertuduh : Lagi-lagi Kelompok Radikal Anti-Judges. Kali ini muncul seseorang yang belum apa-apa sudah berani mati mengakui dirinya sebagai lawan kami. Damian Erlangga, anak baru misterius yang dipenuhi berbagai gosip brutal yang bikin dirinya ditakuti semu File 5: Kasus penganiayaan anak-anak pelaku kejahatan SMA Harapan Nusantara pada malam pementasan Phantom of The Opera. Tertuduh : Lagi-lagi Kelompok Radikal Anti-Judges. Kali ini muncul seseorang yang belum apa-apa sudah berani mati mengakui dirinya sebagai lawan kami. Damian Erlangga, anak baru misterius yang dipenuhi berbagai gosip brutal yang bikin dirinya ditakuti semua orang (dan gosipnya Damian naksir Putri). Selain itu, kami juga harus memperhitungkan Nikki dengan senyum mulut-robek-nya yang menghantui mimpi buruk kami, serta seseorang yang muncul dari masa lalu Erika. Fakta-fakta : Diadakan pementasan Phantom of the Opera kendati sudah ada legenda mengenai Kutukan Hantu Opera. Gosipnya, saat drama itu dipentaskan, akan ada banyak orang yang mati. Pada saat latihan drama, Aya nyaris mengalami kecelakaan yang mengancam nyawanya. Selain itu, masih ada banyak gangguan lain (dicurigai beberapa di antaranya ulah iseng Erika). Kemudian, pada malam pementasan drama, satu per satu orang yang pernah melakukan kejahatan di SMA Harapan Nusantara ditemukan dalam kondisi kritis dan topeng terbelah. Lebih celakanya lagi, di tengah-tengah drama, Valeria hilang. Misi kami : Menemukan Valeria dan membekuk pelaku Kutukan Hantu Opera. Penyidik Kasus, Putri Badai, Aria Topan, & Rima Hujan


Compare

File 5: Kasus penganiayaan anak-anak pelaku kejahatan SMA Harapan Nusantara pada malam pementasan Phantom of The Opera. Tertuduh : Lagi-lagi Kelompok Radikal Anti-Judges. Kali ini muncul seseorang yang belum apa-apa sudah berani mati mengakui dirinya sebagai lawan kami. Damian Erlangga, anak baru misterius yang dipenuhi berbagai gosip brutal yang bikin dirinya ditakuti semu File 5: Kasus penganiayaan anak-anak pelaku kejahatan SMA Harapan Nusantara pada malam pementasan Phantom of The Opera. Tertuduh : Lagi-lagi Kelompok Radikal Anti-Judges. Kali ini muncul seseorang yang belum apa-apa sudah berani mati mengakui dirinya sebagai lawan kami. Damian Erlangga, anak baru misterius yang dipenuhi berbagai gosip brutal yang bikin dirinya ditakuti semua orang (dan gosipnya Damian naksir Putri). Selain itu, kami juga harus memperhitungkan Nikki dengan senyum mulut-robek-nya yang menghantui mimpi buruk kami, serta seseorang yang muncul dari masa lalu Erika. Fakta-fakta : Diadakan pementasan Phantom of the Opera kendati sudah ada legenda mengenai Kutukan Hantu Opera. Gosipnya, saat drama itu dipentaskan, akan ada banyak orang yang mati. Pada saat latihan drama, Aya nyaris mengalami kecelakaan yang mengancam nyawanya. Selain itu, masih ada banyak gangguan lain (dicurigai beberapa di antaranya ulah iseng Erika). Kemudian, pada malam pementasan drama, satu per satu orang yang pernah melakukan kejahatan di SMA Harapan Nusantara ditemukan dalam kondisi kritis dan topeng terbelah. Lebih celakanya lagi, di tengah-tengah drama, Valeria hilang. Misi kami : Menemukan Valeria dan membekuk pelaku Kutukan Hantu Opera. Penyidik Kasus, Putri Badai, Aria Topan, & Rima Hujan

30 review for Kutukan Hantu Opera

  1. 4 out of 5

    Nene

    semakin mencintai karya kak lexie >,< Masih suka dengan seorang rima hujan..dan semakin jatuh cinta dengan karakternya tidak terduga, dan semakin membuat penasaran, dan sepertinya aku ingin omen gak cuma sampai 7 :( (semoga) hihihih kak lexie..omen#6 jangan lama lama ya :s udah geregeten pengen nerusin ..

  2. 4 out of 5

    Desy Miladiana

    Gimana ya mulainya, hm ._. Harus nih kasih review, takutnya spoiler :p Tapiii, happy adalah karena aku sudah bisa menebak siapa dalang dari sebuah misteri selama 5 buku terakhir. Oke, novel ini memiliki 5 sudut pandang, yaitu : Putri Badai, Erika Guruh, Valleria Guntur, Rima Hujan serta Aria Topan. Diawali dengan hadirnya seorang laki-laki (Yang gosipnya laki-laki yang benar-benar sadis dan Erika versi cowok) yang ternyata murid pindahan, kebetulan sekali sekelas dengan Putri bahkan sebangku. Dan, Gimana ya mulainya, hm ._. Harus nih kasih review, takutnya spoiler :p Tapiii, happy adalah karena aku sudah bisa menebak siapa dalang dari sebuah misteri selama 5 buku terakhir. Oke, novel ini memiliki 5 sudut pandang, yaitu : Putri Badai, Erika Guruh, Valleria Guntur, Rima Hujan serta Aria Topan. Diawali dengan hadirnya seorang laki-laki (Yang gosipnya laki-laki yang benar-benar sadis dan Erika versi cowok) yang ternyata murid pindahan, kebetulan sekali sekelas dengan Putri bahkan sebangku. Dan, orang ini penting! Sumpah ngakak pas baca lirik lagu yang dibuat cowok ini :p Nah, ini lanjutan novel keempat. Nikki (sadako!) menghalalkan segala cara agar pertunjukan The Phantom of The Opera benar-benar di laksanakan, pdahal rumornya drama itu punya kuntukan. Siapapun yang mati di dalam cerita The Phantom tadi bakal mati beneran, eh yang lebih shock lagi adalah orang-orang alias penjahat yang muncul dalam 3 novel sebelumnya pada muncul kembali. Anehnya, yang jadi sasaran adalah penjahat tersebut yang jadi korban. Gimana kelanjutannya? Siapakah Nikki? Kenapa cowok yang sebangku sama Putri penting? Lalu, siapa dalang dari semua misteri? Intinya baca deh, biar nggak kepo :p Ini saya cuma kepo satu hal dinovel APA KERJAANNYA JONNATHAN GUNTUR? dan demi apapun aku ngerasa ada hubungan khusus antara Mr. Guntur dan XX (Nama dirahasiakan) Mangkannya si Bos yang jahat obsesi terhadap sesuatu. Well, saya nunggu OMEN 6, semoga cepet terbit biar nggak kepo :|

  3. 4 out of 5

    Tiara Orlanda

    Well, i'm one of Lexie Xu 's fan sejak Obsesi terbit. Dia selalu berhasil bikin aku jatuh cinta di setiap bukunya. Kelebihannya, walaupun bukunya bersambung ke series berikutnya, jangan harap kau akan menemukan pengulangan cerita dari buku sebelumnya. Jadi dengan kata lain, di setiap buku kau akan menemukan cerita baru tentang tiap tokoh. Dan pada akhirnya kau akan mencintai tiap tokoh yang ada, karena setiap bukunya menyajikan porsi untuk setiap tokoh dan itu ngebikin kita terlibat emosi dengan Well, i'm one of Lexie Xu 's fan sejak Obsesi terbit. Dia selalu berhasil bikin aku jatuh cinta di setiap bukunya. Kelebihannya, walaupun bukunya bersambung ke series berikutnya, jangan harap kau akan menemukan pengulangan cerita dari buku sebelumnya. Jadi dengan kata lain, di setiap buku kau akan menemukan cerita baru tentang tiap tokoh. Dan pada akhirnya kau akan mencintai tiap tokoh yang ada, karena setiap bukunya menyajikan porsi untuk setiap tokoh dan itu ngebikin kita terlibat emosi dengan tokohnya. Sangat menyenangkan ! Omen #5 ini salah satu dari sekian buku Lexie Xu yang aku kasih rate 5 stars. Kenapa ? karena isi di dalamnya perfect. Ceritanya make sense,tidak berlebihan, dan tidak ada part-part yang terasa kosong. Dan 1 lagi cerita seru di buku ini adalah tentang jati diri Valeria Guntur. Anw, masih sangat jatuh cinta dengan Rima Hujan :D Ka Lexie, i'm waiting for Omen #6 !

  4. 5 out of 5

    Esa Khairina

    Favourite book in Omen Series so far. Plot-rushed, action-packed, tensed, addictive, to the point, funny in quirky way, and enjoyable! Gila, buku ini bener-bener memenuhi harapan saya. Erika, Val, Rima, Putri, dan Aya jadi satu dan punya bab naratif masing-masing. Isi bab mereka juga cukup menceritakan tentang diri mereka sendiri tanpa melepaskan cerita yang dibawa narator bab sebelumnya. Mereka semua membawa potongan puzzle dan mengeksekusinya di saat yang tepat. Plotnya full, apik, dan penuh in Favourite book in Omen Series so far. Plot-rushed, action-packed, tensed, addictive, to the point, funny in quirky way, and enjoyable! Gila, buku ini bener-bener memenuhi harapan saya. Erika, Val, Rima, Putri, dan Aya jadi satu dan punya bab naratif masing-masing. Isi bab mereka juga cukup menceritakan tentang diri mereka sendiri tanpa melepaskan cerita yang dibawa narator bab sebelumnya. Mereka semua membawa potongan puzzle dan mengeksekusinya di saat yang tepat. Plotnya full, apik, dan penuh intrik. Daniel, Les, dan Vik bener-bener cuma setitik debu dibanding Damian. Yeah, dia "jahat", dan dilihat dari kacamata para tokoh utama kita, dia antagonis. But he's sweet, he's a lover and a fighter, as much as Putri Badai is. Cara dia mengekspresikan perasaannya juga unik, nggak cheesy dan sok romantis kayak cowok jaman sekarang, tapi norak, udik, dan di sisi lain berani, kocak, dan jujur. Saya nggak bisa nahan ketawa tiap lirik lagu band Badai diselipkan ke cerita, berapa kalipun saya udah baca, tetep lucu. Dia juga villain favorit saya. Dengan memihaknya dia ke ibu Val, bikin hubungannya dan Putri Badai jadi semacam... Romeo&Juliet. Forbidden by family. Goodbye-nya ke Putri juga barangkali adalah dialog paling heartbreaking yang saya baca di sepanjang Omen Series: "Sayonara, Putri Badai. It's been nice to love you." MY. FEELS. Saya juga penasaran banget sama Aria Topan a.k.a. Aya. Padahal saya berharap jatah narasi dia lebih banyak, abis dia superkocak. Bisa dibilang, dia karakter cewek favorit saya sekarang, selain Putri. Aya adalah sosok yang paling relatable dan cerminan paling nyata cewek SMA. Interaksinya sama Gil juga apa adanya, flowing, dan nggak menye-menye macam Val-Les, Erika-Vik, Daniel-Rima. Eh tapi ternyata malah didominasi Putri. In the end saya menikmatinya sih, apalagi setiap ada Putri, di situ ada Damian dan pertengkaran konyol mereka. Kutukan Hantu Opera, personally I think, itu buku "kunci" Omen Series. Tempat semua penjahat berkumpul dan jagoan pun nggak mau kalah. Tapi saya masih bingung sih, kalau ternyata semua konflik di Omen Series berpusat di keluarga Valeria (dan tokoh utamanya juga kayaknya Val, soalnya dia di tengah cover), kenapa nama keseluruhan serinya Omen? Yeah, saya tau itu lebih keren dan ear-catching dibanding Valeria Series sih (think the sound of Johan Series). Selain itu, saya juga ngarep banget bakal lebih banyak scenes onstage. Kayak apa sih, drama Phantom of the Opera itu? Not that it ruins the whole story sih. Saya tetep suka, tetep kecanduan, and really looking forward to Omen #6. Semoga seseru Kutukan Hantu Opera. Let's see how the stars fall: Cover: ★ ★ ★ ★ ★ SUKAAAA. THE BEST OF OMEN SERIES THIS FAR. Plot: ★ ★ ★ ★ ★ Apik, eksekusinya cantik. Writing: ★ ★ ★ ★ ★ Saya ngerasa kalau tulisannya Kalex bener-bener berkembang di sini. Jadi lebih baik. Characters: ★ ★ ★ ★ ★ LOVE 'EM ALL, antagonisnya pun juga!

  5. 4 out of 5

    Autmn Reader

    Huaaaaa, aku tuh kalau udah suka ama bukunya kadang lupa kekuranganga apa. Tapi ya coba aku inget2 yang rada bikin aku gak nyaman. Sebenernya bukan gk nyaman sih, tapi aku gak bisa bedain narasi tiap karakter. Maksudku di sini ada 5 pov, kan; Putri, Val, Erika, Rima, sama Aya. Tapi semuanya kerasa sama aja gitu. Buat konfliknya, emang motive pelaku di sini menurutku gak jelas, tapiiiii buku inu tuh kayak jeda dari 4 buku sebelumnya yang lumayan sadis, dan di sini dibikin tenang buat ngungkap sia Huaaaaa, aku tuh kalau udah suka ama bukunya kadang lupa kekuranganga apa. Tapi ya coba aku inget2 yang rada bikin aku gak nyaman. Sebenernya bukan gk nyaman sih, tapi aku gak bisa bedain narasi tiap karakter. Maksudku di sini ada 5 pov, kan; Putri, Val, Erika, Rima, sama Aya. Tapi semuanya kerasa sama aja gitu. Buat konfliknya, emang motive pelaku di sini menurutku gak jelas, tapiiiii buku inu tuh kayak jeda dari 4 buku sebelumnya yang lumayan sadis, dan di sini dibikin tenang buat ngungkap siapa musuh sebenarnya. Suka pokoknya, walaupun klimaksnya kurang menurutku. Satu lagi, aku punya pasangan favorit baru selain Daniel-Rima. Damian-Putri. Aduh mereka tuh love and hate gitu. Aku selalu suka sih ama yang gini emang, wkwkwk Gak sabar baca lanjutannya uhuu.

  6. 5 out of 5

    Bella Regina

    Buku ini wajib dibaca buat yg udah baca OmenSeries karena pastinya ada missing piece di novel ini 👍👍👍

  7. 5 out of 5

    Renchrst

    4 stars for this one. Well kali ini kasusnya diadain Opera yang didalangi oleh Nikki dan Eliza. Yup si kembar resenya Erika ini keluar dari penjara dan balik lagi dng sikap "oh so innocent" nya dan ngaku ke Erika kalo dia udh tobat dan minta Erika supaya pulang ke rumah. Gosipnya Opera yang pernah diadakan dulu di sekolah itu telah dikutuk dan siapapun yang main dalam opera tersebut mati, makanya setelah itu gaada yang berani ngadain drama opera lagi. Tapi si Nikki malah semangat banget buat nga 4 stars for this one. Well kali ini kasusnya diadain Opera yang didalangi oleh Nikki dan Eliza. Yup si kembar resenya Erika ini keluar dari penjara dan balik lagi dng sikap "oh so innocent" nya dan ngaku ke Erika kalo dia udh tobat dan minta Erika supaya pulang ke rumah. Gosipnya Opera yang pernah diadakan dulu di sekolah itu telah dikutuk dan siapapun yang main dalam opera tersebut mati, makanya setelah itu gaada yang berani ngadain drama opera lagi. Tapi si Nikki malah semangat banget buat ngadain acara ini besar-besaran, pasti ada sesuatu di balik itu dong ;D Di buku KHO ini ada 5 pov(Erika,Valeria,Rima,Aya,Putri, dan oops Eliza), okay I have to admit that I hate so this kinda style of POV!! LOL. POV yang berbeda-beda dan cepet gantinya ini buat gue pusying dan jadi gak menghayati jalan ceritanya. Gue enjoy banget POV Putri Badai dan Erika *demen cewek" ganas*, tapi entah kenapa POVnya Rima berasa kurang greget idk -_-, POVnya Valeria well gue terlalu sebel dng fakta kalo dia benci sama bokapnya dan benci sama Rima/Aya/and Putri cuman gara" dia tau mereka "dibayar" buat ngawasin n jagain dirinya. I mean seriously what a lucky bitch! yes I said it! Gue seneng banget pas Putri bentak" Val depan semua orang and totally tell what a bitch she acted !! aggahajahjagk. Dibanding mereka semua Val-lah yang paling beruntung, her father love her and treat her well, everyone like her bla bla bla, ugh. Dan untuk love line Damian-Putri dramatis banget hiks sedih kenapa Kalex kenapa?! *entah kenapa gue teringat sama kisah cintanya Jelal-Erza di FairyTail LOL* Sementara kisahnya Aya-Gil gue rasa cuman side love story aja dan gue ga begitu tertarik bacanya. Rima-Daniel masih anget-anget aja hahaha tapi yang gue sebel adlh Daniel takut banget ngadepin Nikki uuuuuhuhuh sampe Rima harus bantuin. Erika n Ojek as expected always fun dan berantem terus kerjaannya. Les and Val well biasa sweet" aja wks gaada yang menarik cih 3_3. Akhirnya ada rahasia yang wow banget dan gue bener" ga nyangka, harus baca!! Well jadi penasaran apa sih kerjaan bokapnya Val? hahaha Overall bagus but entah kenapa misterinya agak kurang, tp seneng banget liat Putri Badai yang oh keceee banget! top deh!!

  8. 5 out of 5

    Eji L.

    AAAAAAAA!!!!! Aku gak tw mw review apa Waktu pertama baca novel kak Lexie aku langsung ngikutin semua novelnya Dan ini Omen the series, aku gak sabar nunggu buku selanjutnya Pengen tw ending ceritanya, tpi juga gak pengen ini novel cepet selesainya And btw, aku suka pasang Erika + Viktor, enak aja bacanya klo mereka udh nongol berdua Pengennya sih adegan mereka berdua diperbanyak, tpi lbh pengen lagi klo Erika nunjukin kelemahannya sekali2 ke si Ojek (gpp ya Erika, kan cuma sekali2 :D) And btw lagi, ma AAAAAAAA!!!!! Aku gak tw mw review apa Waktu pertama baca novel kak Lexie aku langsung ngikutin semua novelnya Dan ini Omen the series, aku gak sabar nunggu buku selanjutnya Pengen tw ending ceritanya, tpi juga gak pengen ini novel cepet selesainya And btw, aku suka pasang Erika + Viktor, enak aja bacanya klo mereka udh nongol berdua Pengennya sih adegan mereka berdua diperbanyak, tpi lbh pengen lagi klo Erika nunjukin kelemahannya sekali2 ke si Ojek (gpp ya Erika, kan cuma sekali2 :D) And btw lagi, makin ke sini kok aku ngerasa fokus ceritanya lbh ke Valeria ya? Padahal awalnya aku kira Erika yg jdi tokoh utamanya, emang sih dengan gaya cerita kak Lexie yg bikin point of view nya selalu beda kita jadi gak tw siapa tokoh utama sbnrnya, tpi yah... gitu deh... (Kehabisan kata2 xD) Tpi ttp T.O.P kok I really love this kind of story (≧∇≦)

  9. 4 out of 5

    Nafila Haura

    Speechless. Pas baca buku ini, Aku benar-benar Speechless. Tiap halaman menyajikan kejutan, apalagi buat yang udah baca dari OMEN 1,2,3,4 dan sekarang 5, Ini kayak Buku inti OMEN Series. Setiap membalikkan halaman baru, Seakan pengin bilang 'Hah?! Masa?! Yang bener aja nih?!' sambil mulut ternganga-nganga ga jelas. Keren. Satu kata itu jelas ga cukup buat ngungkapin perasaanku abis baca buku ini. Aku alay banget ya? Buku ini udah bikin Aku ketawa-ketiwi, nangis, kaget, tegang, pokoknya cuma bebera Speechless. Pas baca buku ini, Aku benar-benar Speechless. Tiap halaman menyajikan kejutan, apalagi buat yang udah baca dari OMEN 1,2,3,4 dan sekarang 5, Ini kayak Buku inti OMEN Series. Setiap membalikkan halaman baru, Seakan pengin bilang 'Hah?! Masa?! Yang bener aja nih?!' sambil mulut ternganga-nganga ga jelas. Keren. Satu kata itu jelas ga cukup buat ngungkapin perasaanku abis baca buku ini. Aku alay banget ya? Buku ini udah bikin Aku ketawa-ketiwi, nangis, kaget, tegang, pokoknya cuma beberapa penulis yang bisa kayak gini. Salah satunya kalex. Quote buat buku ini adalah "Everybody falling in love, But Everyone have their own story" ya nggak? Yang paling keren dari Buku ini adalah Kasusnya, tokoh-tokohnya yang semuanya berbeda tapi entah kenapa bisa menyatu, Kejutannya, dan Kisah cintanya. Awesome! Good Job, Ka Lexie Xu!

  10. 5 out of 5

    Fakhrisina Amalia

    kewl. bikin tambah penasaran banget ini serinya. aku akan sabar menanti lanjutannya Kak Lex!

  11. 5 out of 5

    Gabriella Halim

    Kali ini, masih di masa pengurusan Rima, Klub Drama pengen mentasin Phantom of the Opera, yang konon kabarnya waktu pementasan, bakalan terjadi kejadian yang nggak dipengenin. Kayak, pemainnya mati semua, dan lain-lain, dan lain-lain. Jangan lupain juga, SMA Harapan Nusantara kan terkutuk. Tapi yang maksa biar dipentasin, ya Nikki. Siapa lagi oknum yang licik setengah mati? Ah, ada kabar juga. Damian Erlangga. Cowok baru yang masuk dan sekelas sama Putri. Kabarnya sih dia suka sama Putri. Tapii, Kali ini, masih di masa pengurusan Rima, Klub Drama pengen mentasin Phantom of the Opera, yang konon kabarnya waktu pementasan, bakalan terjadi kejadian yang nggak dipengenin. Kayak, pemainnya mati semua, dan lain-lain, dan lain-lain. Jangan lupain juga, SMA Harapan Nusantara kan terkutuk. Tapi yang maksa biar dipentasin, ya Nikki. Siapa lagi oknum yang licik setengah mati? Ah, ada kabar juga. Damian Erlangga. Cowok baru yang masuk dan sekelas sama Putri. Kabarnya sih dia suka sama Putri. Tapii, dia bisa loh bilang kalo dia itu ada berseberangan dengan Putri. Yang berarti Putri adalah musuhnya. Makin rumit ya. Kayaknya ada aja gitu. Udah gitu, Jonathan Guntur, Papa Val, mulai terbuka dengan anaknya. Bahkan memberikan peninggalan Mama Val. Dan ada kejutan di bagian terakhirnya! Yang bikin kita terkaget-kaget. Belum lagi, Eliza yang mendadak baik. Dan terus ngajakin Erika buat balik ke rumah! Taktik macam apalagi ini? - - - - - - Di sini, yang aku palinggggg suka itu pas Damian ada aja caranya buat gangguin Putri. Dan Putri diem-diem juga mendem perasaannya dia supaya nggak kentara kalo dia sebenernya juga suka sama Damian! Sumpah, pas baca tuh kayak pengen ketawa liat kelakuannya Putri. Habis itu ada juga Gil sama Aya! Asli ya, Gil ini udah macem fans terbesarnya Aya, gara-gara Aya bantuin dia di segala macem, terutama buat konsernya. Dan yang aku paling nggak suka, tetep Nikki. Kayaknya cewek itu udah masuk ke blacklist teratasku. Kalo kalian baca juga, mungkin kalian ngrasain hal yang sama. Pengen ngegampar, pengen ngebejek-bejek gitu saking nggak sukanya. Selain itu, Eliza juga. Dia kayaknya nggak akan pernah tobat gitu jadi cewek. Ada aja yang dilakuin sama dia. Kebanyakan bertingkah gitu anaknya. Udah gitu, pas pementasan berulah pula! Dia, narik rambutnya Val, sampe rambut palsunya lepas! Kesel kan? Ish! Masih kesel abis sama Eliza. Overall, plot twist yang dibikin Ka Lex di sini, cukup bikin aku terkejut. Beneran deh, apalagi setelah tau dalangnya siapa. Hihihi..

  12. 5 out of 5

    Dwisri Kurniadi

    Menyenangkan membayangkan naik turunnya hubungan Erika, Valeria, Rima, Putri, dan Aria dalam cerita di buku ke-5 ini. Erika dan Valeria yang berusaha menghindari Rima, Putri, dan Aria sebagai imbas dari akhir buku ke-4 kemarin menjadikan dua kubu yang membuat saya bingung harus berada di kubu yang mana. Saya makin suka dengan Putri di sini dia keren banget sementara Rima yang saya suka mulai dari buku ke-3 lalu ke-4, di sini dia bermain aman. POV Putri di buku ke-5 ini begitu mempesona, membuat Menyenangkan membayangkan naik turunnya hubungan Erika, Valeria, Rima, Putri, dan Aria dalam cerita di buku ke-5 ini. Erika dan Valeria yang berusaha menghindari Rima, Putri, dan Aria sebagai imbas dari akhir buku ke-4 kemarin menjadikan dua kubu yang membuat saya bingung harus berada di kubu yang mana. Saya makin suka dengan Putri di sini dia keren banget sementara Rima yang saya suka mulai dari buku ke-3 lalu ke-4, di sini dia bermain aman. POV Putri di buku ke-5 ini begitu mempesona, membuat saya teralihkan dari utamanya suka karakter Rima menjadi suka karakter Putri. Tapi tidak berharap menjadi Putri seperti sebelumnya saya berharap menjadi Rima yang dipanggil "Lady Sherlock" oleh Daniel. Sayangnya di sini Daniel gak begitu banyak beraksi. Eh tiap tokoh punya porsi tampilnya sendiri dalam cerita serial ini jangan minta yang aneh2. Kelima jagoan kita memiliki POV nya masing2 di buku ke-5 ini makanya jadi makin kenal mereka kayak gimana kalo menghadapi suatu masalah. Setelah ini baca buku ke-6 atau buku ke-2 ya apa setelah baca buku ke-7 baru baca ulang buku ke-1 dan baca baru buku ke-2. Ah gimana nanti aja. Ini bukan review, cuma catatan kesan setelah baca novel saja. Lebih asyik baca sendiri tanpa cari spoiler sana sini. Pengalaman baca yg berasa kilas balik ini dan dasar saya yang aneh pas buku ke-4 menyisakan 2 bab lagi untuk tamat malah nyoba baca buku ke-5 yang menyisakan 75 halaman lagi untuk dibaca juga malah memulai baca buku ke-3 sampai tamat dalam 24 jam. Oke saya mentigakan hati saya dalam 20 hari ini mengikuti petualangan lima jagoan kita: Erika, Valeria, Rima, Putri, dan Aria.

  13. 5 out of 5

    Nana Lemon

    Awalnya saya menemukan buku ini secara tidak sengaja saat saya sedang berkeliling melihat-lihat bagian buku di sebuah mall. Karena saya suka yg bergenre misteri, thriller, dilihat dari covernya sepertinya menarik. Apalagi setelah membaca blurbnya. Akhirnya saya memutuskan untuk membelinya. Dan... ulalala! Saya merasa sangat bahagia bisa menemukan buku ini. Benar-benar diluar dugaan saya karena sebelumnya pun saya tidak mengetahui author dari buku ini yaitu Lexie Xu yang ternyata buku ini merupak Awalnya saya menemukan buku ini secara tidak sengaja saat saya sedang berkeliling melihat-lihat bagian buku di sebuah mall. Karena saya suka yg bergenre misteri, thriller, dilihat dari covernya sepertinya menarik. Apalagi setelah membaca blurbnya. Akhirnya saya memutuskan untuk membelinya. Dan... ulalala! Saya merasa sangat bahagia bisa menemukan buku ini. Benar-benar diluar dugaan saya karena sebelumnya pun saya tidak mengetahui author dari buku ini yaitu Lexie Xu yang ternyata buku ini merupakan salah satu dari Omen series. Awalnya kupikir hanya menceritakan tentang suatu kasus pembunuhan lalu ada detektif yang memecahkannya, ya... cerita klise lah. Tapi ternyata buku ini ditulis secara apik dan dibumbui dengan komedi yang membuat saya senyum-senyum sendiri ketika membacanya sekaligus menebak nebak siapa pelaku sebenarnya? Setelah membaca buku ini, akhirnya saya penasaran dengan karya Lexie Xu yang lain, apalagi Omen Series ini. Karna saya rasa "Ini seleranya aku banget!!!" ketika membaca karya beliau dan sayang sekali kalo dilewatkan. Pokoknya buat yang suka misteri-misteri mecahin kasus gitu tapi gamau baca yang bahasanya berat, ini recommended banget! Pemilihan katanya sangat mudah dipahami oleh pembaca. Bigluv dah <3

  14. 5 out of 5

    Tisana Shafira

    This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here. Hai!I'm back Review untuk buku ini bakal panjang dan sedikit bertele tele(maaf),jadi yang tidak berkenan baca,langsung scroll down aja;) *Pertama, Aku acungin 2 jempol buat Kak Lex,karna tema yang di angkat di buku ini bener-bener keren,kece,skaligus bikin para pembaca makin kepo dari misteri buku - buku yang sebelumnya.'Kutukan Hantu Opera','Phantom of The Opera' kedengerannya klasik,tapi punya daya tarik horror. Dan yang nggak kalah keren adalah,cover bukunya,yang dimana kelima tokoh utama Omen di Hai!I'm back Review untuk buku ini bakal panjang dan sedikit bertele tele(maaf),jadi yang tidak berkenan baca,langsung scroll down aja;) *Pertama, Aku acungin 2 jempol buat Kak Lex,karna tema yang di angkat di buku ini bener-bener keren,kece,skaligus bikin para pembaca makin kepo dari misteri buku - buku yang sebelumnya.'Kutukan Hantu Opera','Phantom of The Opera' kedengerannya klasik,tapi punya daya tarik horror. Dan yang nggak kalah keren adalah,cover bukunya,yang dimana kelima tokoh utama Omen digambarin disitu *acungin 2 jempol ke Kak Regina*(Aku sempet ketuker gambarnya Putri sama si Aria) *Kedua So far,Omen5 ini adalah buku favorit aku diantara buku" omen yang lainnya. Aku bener" ngrasa shock,speechless,dan ngrasa kaya'SUMPAH LO!!?Gilak,serius nih?Masa sih??Kok bisa?' Karna jangan kaget,konflik di Omen5 ini(kalo menurut aku)lebih berat dari cerira di buku omen yg sebelum"nya. *Ketiga Di buku Omen5 ini kamu bakal ngrasain yang namanya 'klimaks baca buku' dimana posisi kamu emang bener" kaya nggak nyangka sama ceritanya. Di Omen5 ini ada 2 tokoh baru,Damin&Gil,di Omen5 ini Damian yang berperan banyak ketimbang Gil,disini Gil masih diceritain sedikit,dan diceritain disini Gil tertarik sama Aria,nggak lebih dari itu. Sedangkan Damian itu termasuk salah satu tokoh penting di buku ini(penasaran kenapa dia bs jadi tokoh penting?Baca Omen5,makanya) Lanjut ke konflik ErikaVal sama Rima,Putri,Aya diawalnya mreka masih jaga jarak,karna kalian tau sendiri(bagi yg udah baca Omen4,pasti tau) Dan kebetulan banget,di sekolah,bakal ngadain suatu kegiatan yaitu Phatom of The Opera yang katanya itu merupakan suatu kutukan,dari situlah konfliknya muncul sediki demi sedikit. Karna pada mulanya adalah,yang ngerencanain opera ini adalah si Nikki,cewek beringas,yang menghalalalkan segala cara untuk ngraih tujuannya,(si cewek nyebelin,yang punya otak licik nan cerdik,yang bangga punya mulut sobek,yang kebetulan mulutnya punya racun mematikan)dan sedikit demi sedikit,'hantu -hantu' dari masa lalu juga ikutan dateng,dan masuk ke dalam cerita ini,ada Eliza,Dicky,Lindi. Dan di buku ini kalian bakal tau siapa sebenernya Valeria itu,karna secara nggak sengaja,penyamaran Valeria kebongkar,dan kalian bakal tau gimana Valeria aslinya(nggak nyangka banget),dan disini bakal keungkap,gimana sebenernya latar belakang keluarga dari seorang Valeria Guruh yang nggak bakal disangka sangka,(jujur aku nggak nyangka banget konfliknya bisa sehebat ini) Konflik selanjutnya yaitu,dimana si Putri Es,Putri Badai suka sama seseorang yang salah dan bertentangan,yaitu Damian,dan yg sebenernya Damian jg suka sama si Putri,tapi nggak bisa(intinya ini kaya Cinta Terlarang,pedih,sakit,nyesek)dan pada akhirnya di buku ini,Putri lagi" harus ngarsain sakit hati. Dan,yang nggak kalah seru,Eliza,mulai beraksi lagi di buku ini,di cerita ini dia berusah ngebujuk kakak kembarnya,Erika,buat pulang lagi ke rumah,dan kumpul sama keluarga,dan tega-teganya,itu bukan karna niat baiknya si Eliza,melainka nita jahatnya Eliza(pokoknya di bab ini,bakal seru abis,dan bikin deg"an nggak kira") Di buku ini kamu bakal nggak nyangka siapa dalang dari semua kejadian dari Omen1-Omen5 ini,dan menurutku Kak Lex bener" jago bikin pembacanya senam jantung,karna dalangnya itu...(baca seniri ya,biar makin kepo) Dan pada akhirnya Erika,Valeria,Rima,Putri,Aria jadi bareng" lagi,dan intinya mereka semakin deket anatara satu sama yang lain. Tapi di balik itu semua,ulah Nikki belum selesai,dia masih punya rencana jahanam,dan itu bakal ada di OMEN6(semoga cepet terbit,i ca't wait,omg) *Keempat Sangat disayangkan,horror dari buku ini nggak seseru yang sebelum"nya,nggak sesadis yang dikira aku sebagai pembaca. Aku ngrasain ini dari buku Omen yang ke4,dari situ,kehorrorannya mulai berkurang,tapi digantikan sama konflik yang makin lama,makin rumit,dan makin nggak disangka-sangka sama pembaca. Dan ada satu part dari Omen5 ini yang kayanya sangat kebetulan,entah aku yang kurang telit baca,atau emang di buat kaya gitu, Adegan itu waktu si Erika sama Val,karna dalam keadaan yg mendesak mreka sembunyi di dalem kamar mandi yang gelap dan kedap suara,dan yang kebetulan dari salah satu bilik kamar mandi,munculah si Nikki,untuk ngejebak Erika dan menculik si Valeria. Kenapa Nikki bisa tau Erika&Val dalem keadaan terdesak itu milih sembunyi di kamar mandi itu, Okelah aku tau itu cuma cerita dan pembaca lain mungkin juga bilang 'yaudahlah ikutin aja alurnya,lagi seru"nya juga',cuma bagiku itu emang sedikit agak janggal,karna Nikki bisa sehebat itu memprediksi kalo Erika&Val bakal sembunyi di kamar mandi itu. So far,sejauh kalian baca reviewku yang kaya ular naga panjangnya(kalo ada yang baca,hehe)dari situ kalian udah bisa nebak sehebat apa konflik di Omen5 ini,intinya,konflik buku ini bener" beda dari cerita Omen yg sebelumnya,dan jujur aja aku nggak siap,karna dibuku sebelumnya konfliknya masih termasuk yang ringan" jadi sebelum baca Omen5 ini aku bener" nggagep kalo disini konfliknya bakal nggak beda jauh sama cerita Omen yang sebelumnya,tapi ternya enggak sama sekali,disini bener" konfliknya bisa sampe puncak,dan astaga aku acungin jempol banget lah buat Kak Lex,idenya bener-bener cerdik dan selain itu masuk akal,dan ceritanya itu ngalir terus dan nggak bikin pembacanya bosen.Selamat Kak Lex!!!Kak Lex bener-bener bisa bikin aku speechless nggak kira". Sekian yaaa reviewku (astaga jariku sampe pegel,ngetik semuanya,haha)semoga ini bermanfaat,hehe (Oke aku tau ini udah kebangetan spoiler,dan ini udah bener-bener spoiler,intinya aku cuma mau ngerangkum konflik" yg ada di buku Omen5 dan kasih reviewku,jadi maaf banget kalo aku sampe keterusan sampe mana-mana,aku nggak bermaksud,sorry,gomen,maaf)

  15. 5 out of 5

    Nat

    Novel Lexie Xu (seri Johan) adalah novel Indonesia pertama yang kusuka, dan maksud dari 'kusuka' di sini adalah aku terkesan dengan setiap adegan dan karakter yang ia tulis hingga terbawa mimpi, lalu penasaran sekali dengan kelanjutan kisahnya walaupun novelnya sudah tamat. Dan aku excited banget saat seri omen mulai terbit. Aku sudah baca habis seri Johan dan seri Omen, tapi malas drop review di masing-masing seri jadi sekalian aja deh di sini 😅. Overall, untuk seri Omen, aku suka dengan misteri- Novel Lexie Xu (seri Johan) adalah novel Indonesia pertama yang kusuka, dan maksud dari 'kusuka' di sini adalah aku terkesan dengan setiap adegan dan karakter yang ia tulis hingga terbawa mimpi, lalu penasaran sekali dengan kelanjutan kisahnya walaupun novelnya sudah tamat. Dan aku excited banget saat seri omen mulai terbit. Aku sudah baca habis seri Johan dan seri Omen, tapi malas drop review di masing-masing seri jadi sekalian aja deh di sini 😅. Overall, untuk seri Omen, aku suka dengan misteri-misterinya, dan beberapa plot twist, lalu karakter Errrika juga keren (aku lupa ada berapa 'r' jadi anggap saja ini panggilan ala Pak Rufus). Ciri khas yang selalu kutahu dari novel-novel Lexie Xu adalah gaya bahasa yang santai dan perpaduan genre yang pas: sebut saja, humor, misteri, romance, (sedikit) horror, school-life. Tapi entah kenapa di seri Omen ini (terutama seri 2 ke atas), aku mulai nggak sreg sama beberapa genre di antaranya. Tiga bintang reviewku untuk semua misteri dalam novel ini. Kasus yang cukup ekstrim bagi anak sekolahan, dan fakta-fakta terungkap yang cukup mengejutkan, dan malah membuat semakin penasaran, berpikir 'sebenarnya ada rahasia apa lagi sih?'. Sejujurnya hanya itu yang membuatku bertahan sampai ceritanya tamat. Untuk komedi, mungkin ini masalah selera, tapi bagiku sebagian malah terasa garing dan 'krik', terlalu dipaksakan. Bagian yang paling tidak kusukai adalah adegan romancenya. Bukannya apa, tapi setiap karakter di cerita ini punya pasangan masing-masing, dan aku merasa agak terganggu seolah Lexie Xu berkeras kalau nggak ada yang boleh jomblo di situ. Beberapa percakapan romantis malah terdengar menggelikan, dan flat, dsn menurutku seharusnya seri Omen bakal tetap oke tanpa embel-embel romantis yang, jika dibandingkan dengan segala misteri dan kasusnya, nggak mengena. Seri Johan keren, tapi seri Omen ... okay.

  16. 4 out of 5

    Dyan Eka

    Plot twist yang nggak pernah saya sangka-sangka dari awal, mulai muncul di tengah novel ini. Heck, semakin rumit sih iya, tapi berbanding lurus dengan keseruannya. Tokoh favorit saya disini bukan dari kubu protagonis, justru si antagonis. Nikki. Karakter dia kuat banget disini, dibangun secara perlahan dan nggak tergesa-gesa mengenalkan tokoh Nikki ini mulai dari seri sebelumnya sampai seri yang ini. Oh, dan love life yang coba dibangun antara Aya dan Gil lucu lol. Auranya seperti love life keban Plot twist yang nggak pernah saya sangka-sangka dari awal, mulai muncul di tengah novel ini. Heck, semakin rumit sih iya, tapi berbanding lurus dengan keseruannya. Tokoh favorit saya disini bukan dari kubu protagonis, justru si antagonis. Nikki. Karakter dia kuat banget disini, dibangun secara perlahan dan nggak tergesa-gesa mengenalkan tokoh Nikki ini mulai dari seri sebelumnya sampai seri yang ini. Oh, dan love life yang coba dibangun antara Aya dan Gil lucu lol. Auranya seperti love life kebanyakan anak SMA yang hidup normal tanpa kasus-kasus berat. Yeah, thumbs up!

  17. 4 out of 5

    Alvi Tita

    novel ini sangat bagus untuk dibaca karena selain seru, pemilihan kata yang digunakan juga mudah dipahami oleh pembaca. Novel Lexie Xu selalu menggunakan kalimat-kalimat yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan membuat kita mudah untuk membayangkan apa yang terjadi pada novel. Alurnya pun juga mudah dipahami sehingga pembaca menikmati dalam membaca novel ini. Ketegangan yang diciptakan oleh pengarang dapat dengan mudah diterima oleh pembaca sehingga novel ini sangat direkomendasikan unt novel ini sangat bagus untuk dibaca karena selain seru, pemilihan kata yang digunakan juga mudah dipahami oleh pembaca. Novel Lexie Xu selalu menggunakan kalimat-kalimat yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari dan membuat kita mudah untuk membayangkan apa yang terjadi pada novel. Alurnya pun juga mudah dipahami sehingga pembaca menikmati dalam membaca novel ini. Ketegangan yang diciptakan oleh pengarang dapat dengan mudah diterima oleh pembaca sehingga novel ini sangat direkomendasikan untuk dibaca

  18. 5 out of 5

    Dety Mutiara

    What the .... Gila sumpah ini bener-bener makin gila ceritanya :') Dari awal emang aku tertarik banget sama Val dan keluarga Guntur itu. Gatau kenapa latar belakang mereka terlihat seru buat dikulik haha Sumpah gak nyangka bgt sih dalang-dalang dibalik kejadian itu :') sebuah hal yang gak pernah aku duga sama sekali. Tapi sumpah di cerita ini, Damian dan Putri itu terlihat "manis" dan "gemesin" wkwkwk Walaupun agak geli bgt kalo bayangin Damian yang terlihat kayak berandal ngomong "beib" 😂 What the .... Gila sumpah ini bener-bener makin gila ceritanya :') Dari awal emang aku tertarik banget sama Val dan keluarga Guntur itu. Gatau kenapa latar belakang mereka terlihat seru buat dikulik haha Sumpah gak nyangka bgt sih dalang-dalang dibalik kejadian itu :') sebuah hal yang gak pernah aku duga sama sekali. Tapi sumpah di cerita ini, Damian dan Putri itu terlihat "manis" dan "gemesin" wkwkwk Walaupun agak geli bgt kalo bayangin Damian yang terlihat kayak berandal ngomong "beib" 😂

  19. 4 out of 5

    Natasha

    Dari series 1 sampai 7 OMEN ga pernah mengecewakan. Alur, cerita + karakter nya sangat bagus dan menarik. Pasti membuat kepo + baper + dag dig dug banget — dan pasti ketika sudah baca gaakan bisa berhenti. Setiap series punya cerita dan rahasia tersendiri tapi berhubungan satu sama lain nantinya. Di setiap series juga tokoh2 lain diperkuat dan dimunculkan satu per satu. pokoknya recommended parah! ❤✌ selamat membaca dan jatuh cinta! xx

  20. 5 out of 5

    Jefri S

    Setelah kecewa dengan buku sebelumnya, akhirnya saya mengumpulkan minat untuk melanjutkan seri ini, karena saya rindu petualangan Erika DKK. Dan dibuku ini saya merasa jiwa penulis KaLex kembali lagi. Iya, dengan plot yang tidak bisa diduga dan suasana yang khas tulisan KaLex. Saya sangat suka sekali, bahkan saya ketagihan untuk membaca buku selanjutnya.

  21. 5 out of 5

    Nur Afifah

    Waw.. lebih seru lagi nih. Banyak rahasia terungkap. Ada banyak tokoh lama yang datang, berasa reuni deh. Tapiiii... Endingnya selalu bikin penasaran buku selanjutnya.. kira2 Eliza punya rencana apa ya?

  22. 4 out of 5

    Nur Fadilla Octavianasari

    Banyak karakter baru muncul yang bakal bikin kita 'wow-ing', case mystery-nya lumayan sih tapi gak se greget di sekuel sebelum-sebelumnya. Dan gatau kenapa butuh dua hari buat menyelesaikan teenlit yang biasanya kelar cuman beberapa jam aja, padahal ceritanya cukup oke (yea, so-so sih sebenernya). Banyak karakter baru muncul yang bakal bikin kita 'wow-ing', case mystery-nya lumayan sih tapi gak se greget di sekuel sebelum-sebelumnya. Dan gatau kenapa butuh dua hari buat menyelesaikan teenlit yang biasanya kelar cuman beberapa jam aja, padahal ceritanya cukup oke (yea, so-so sih sebenernya).

  23. 5 out of 5

    Hanum

    Selesai dalam satu hari. Good 🤘🤘

  24. 4 out of 5

    Maulana

    This review has been hidden because it contains spoilers. To view it, click here. Aku Uy

  25. 5 out of 5

    Sel✨

    Suka bgt sm buku ini!!!! Jalan ceritanya seru, bikin kita ikut ngerasain ketegangan yg dirasain sama tokoh2nya + aku suka caranya kak lexie menyelipkan romance ditengah2 chaos♥️

  26. 4 out of 5

    Desty

    Buku pertama dalam seri ini yang berhasil membuatku kebingungan.

  27. 4 out of 5

    Arinda Dwi

    semua karya kak lexi aku suka banget

  28. 4 out of 5

    KAIN HABEL

    yah aku semakin jatuh cinta dengan karyanya Lexie Xu. semua heroine-nya kumpul dan POV nya beda-beda orang. jadi makin seruuu

  29. 4 out of 5

    Atika Mayangsari

    Beberapa fakta mulai terungkap dan mematahkan fakta-fakta sebelumnya. Lawan sebenarnya sudah terlihat. Semakin menarik!

  30. 4 out of 5

    Inasni Dyah R.

    Ini Teenlit pertama yang bikin aku pengin ngasih lebih dari lima bintang. Atau jutaan kali lipat dari lima bintang. (Goodreads, help!!!) Awalnya aku udah antipati, takut ceritanya bakal dragging kayak Malam Karnaval Berdarah, tapi ternyata rangkaian katanya nagih. It's like, pembukanya cuma ada di seperempat bagian awal, sisanya masuk ke konflik demi konflik, klimaks, sampe penyelesaian. Konsepnya kuat banget, dan di seri ini, kehidupan setiap tokohnya digali jauh lebih dalem. Rahasia-rahasia terk Ini Teenlit pertama yang bikin aku pengin ngasih lebih dari lima bintang. Atau jutaan kali lipat dari lima bintang. (Goodreads, help!!!) Awalnya aku udah antipati, takut ceritanya bakal dragging kayak Malam Karnaval Berdarah, tapi ternyata rangkaian katanya nagih. It's like, pembukanya cuma ada di seperempat bagian awal, sisanya masuk ke konflik demi konflik, klimaks, sampe penyelesaian. Konsepnya kuat banget, dan di seri ini, kehidupan setiap tokohnya digali jauh lebih dalem. Rahasia-rahasia terkuak tapi bikin makin clueless. Aku sempat menduga kalo si Bos itu memang dia (tebakanku bener, padahal aku juga nyesel udah baca blurb sampe seri ketujuh), tapi aku nggak menduga kalo adegan di awal itu foreshadow dan dampaknya di masa sekarang tuh assdsdsfsk. Reaksi-reaksi tokohnya pun realistis, sesuai karakter mereka. Perumpamaan yang mereka pake juga nggak jauh dari kehidupan sehari-hari; istilah kutukan bagi satu sama lain, misalnya, atau Rima yang bakal jadi penguasa dunia kalo punya daya ingat fotografis kayak Erika--hal-hal semacam itu. Aku juga ketawa di beberapa bagiannya Erika sama Aya, bikin aku ngerasa, aku kurang bersimpati. Habis ketawanya pas lagi tegang dan serius sih. =w= Pilihan katanya--God, aku memang belum begitu ngerti sama porsi show dan tell yang seimbang, tapi aku ngerasa, novel ini bisa mendobrak aturan itu dengan elegan, dan di sisi lain tetep bisa membawa pembaca tenggelam ke dalam cerita. Show-nya itu lebih ke adegan per adegan yang terjadi. Bukan ke deskripsi yang panjang, ngejelasin suasana pake lima indra yang bertele-tele atau semacamnya. Ada sih, narasi yang terasa kepanjangan, kayak pas ketemu orang tertentu tiba-tiba inget hal lain dan butuh kalimat panjang--tapi bagiku itu nggak gengges. (Meski bisa jadi hal ini subjektif banget sih.) Dan seri ini paket lengkap banget. Ada nilai moral yang diselipin di beberapa dialog dan adegan. Bahwa setiap orang itu punya masalah sendiri-sendiri, naruh kepercayaan sama orang tuh harus hati-hati (ini antara Erika sama Eliza, yang entah gimana di seri keenam kayaknya bersangkutan [kalo nggak bersangkutan bukan seri kali =v=])--yah, banyak. "Manusia selalu ingin hidup mereka tanpa masalah. Itu wajar saja. Tapi tanpa masalah, kita nggak akan tau seberapa kuatnya kita. Kalo nggak pernah merasakan kesedihan, kita nggak akan mensyukuri kebahagiaan. Dan terkadang, kondisi yang kita anggap buruk banget, sebenarnya nggak sejelek yang kita sangka." --hlm. 219 "Tapi aku tidak peduli. Saat ini aku merasa belum pernah melakukan hal yang begini benar, dan aku akan mempertahankan ucapanku meski harus mempertaruhkan segalanya." --hlm. 232 "Sering kali, orang yang pandai mengambil hati selalu menang, sementara orang yang berusaha menjadi diri sendiri malah tidak disukai. Mungkin itu sebabnya orang-orang selalu lebih memilih menjadi penjilat ketimbang orang jujur." --hlm. 348 Ada lagi kutipan di halaman 363, tapi aku takut spoiler, wkwkwk. Ada beberapa typo dan pemenggalan kata yang kurang tepat, lupa di halaman berapa. Nggak mengganggu sih, tapi aku harap lain kali yang kayak gini bisa dihilangkan. :) Oh, aku kayaknya bakal susah move on dari seri ini.

Add a review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading...
We use cookies to give you the best online experience. By using our website you agree to our use of cookies in accordance with our cookie policy.